Sabtu, 08 Desember 2012

Wanita, Untuk Apa Air Matamu?

Di tengah aq ingin memejamkan mata dan melemaskan badan, tanganku tak kuasa ditahan untuk menghiasi ruang-ruang blog yang masih kosong.

Wanita, katanya sosok yang sangat rumit, padahal kami merasa begitu simple. Wanita, katanya mahluk yang susah ditebak, padahal kami hanya butuh kejelasan. Wanita, katanya terlalu ribet, padahal kami ingin sesuatu itu jelas dan terarah. Wanita, katanya terlalu perasa dan mengesampingkan logika, karena kami tidak ingin menyakiti siapapun dan itu reflek dari logika kami yang berbicara.

Kenapa engkau suka menangis?
Air mata adalah temanku
Saat aku sedih, air mata yang membuat hatiku lebih tenang meskipun aku tahu masalahku masih rumit. Tapi aku butuh waktu sejenak untuk mengurangi kesedihanku agar aku dapat berpikir dengan adil...
Air mata adalah sahabat saat aku senang, mendapatkan rezeki, mendapatkan hidup, memiliki orang-orang yang penuh kasih sayang di sekitarku, dan mendapatkan kejutan-lejutan berarti dari mereka. Air mata lebih mampubmenggambarkan betapa senangnya hatiku pada saat itu. Jika aku hanya tertawa, maka saat itu aku hanya merasa biasa saja dan belum ada sesuatu yang spesial...
Air mata jadi teman karibku saat aku marah. Aku berpikir bahwa menangis adalah tindakan yang lebih tepat dalam meluapkan amarah, bukan dengan memukul atau mengeluarkan kata-kata yang kasar, menyakitkan, dan dengan suara yang lantang. Jika saat marah ternyata aku lebih memilih meluapkannya dengan amarah, maka saat itulah hatiku sedang kacau dan ada sesuatu yang salah...

Air mata adalah cara aku meluapkan emosiku, mengurangi kesedihan, melipatgandakan kebahagiaan, dan meredam amarah yang berkecamuk dalam hati. Air mata selalu berhasil menstabilkan perasaanku. Ia sangat dekat dengan do'a, dalam setiap kondisi apapun jika air mata sudah mengalir maka saat itu pulalah dalam hati kami mengalir deras do'a untuk setiap yang sedang kami hadapi.
Allohu a'lam...

Tidak semua wanita suka menangis. Air mata bukan simbol kecengengan seorang wanita tapi ketegaran dalam menghadapi hidup untuk berhati-hati menjaga hati orang lain agar tidak sakit, dan tahukah engkau bahwa menjaganya telah mendahulukan logika di atas perasaan.. :)

When you feel like hope is gone, there will be tomorrow, in time you'll find THE WAY... ^^

Published with Blogger-droid v2.0.9

Rabu, 28 November 2012

Living Cost di Jogja (2)


Ini adalah lanjutan dari posting beberapa waktu yang lalu. Jika kemarin saya bicara tentang biaya kos di Jogja, sekarang saya mau coba menuliskan biaya sehari-hari hidup di Jogja. Sekali lagi, ini tulisan berdasarkan pengalaman saya selama hidup di kota ini.

Biaya makan di Jogja sebenarnya tergantung budget kita. Kalau mau makan, insya Alloh di sini menyediakan harga mulai dari Rp 3.000,- sampai Rp 30.000,- sekali makan. Tergantung kita mau hidup hemat atau boros. Dengan uang tiga ribu rupiah untuk beberapa warung makan, kita bisa dapatkan nasi sayur plus tempe satu potong. Itu harga standar termurah dari warung makan sekitar UGM yang aku temui. Kalau mau lebih hemat lagi juga bisa. Beli ricecooker, ada yang Rp 140.000an, ya nabung dulu tapi kan manfaatnya bisa bertahun-tahun.. Kalau harga beras bervariasi, saya sarankan jangan beli di Mirota atau swalayan lain kalau mau hemat, harganya mahal dan nasinya terlalu enak.hehe. Nyeseg juga kalau kita memutuskan untuk membiayai hidup sendiri, sudahlah kita hidup sederhana saja ya... :)

Selain nasi masak sendiri, baiknya lauk juga biar lebih hemat 50% dibanding beli lauk mateng. Paling tidak kita bisa menikmati telur yang seharga 800-1000an rupiah.hihihi. Atau kamu juga bisa beli tempe yang panjang itu dengan harga 2000 rupiah, coba bandingkan dengan kita beli lauk tempe tepung harganya 500 rupiah dan kalau tempe tanpa tepung 1000 rupiah. Perbandingannya jauh kan... Itulah rasanya kalau kita telah memutuskan hidup secara mandiri, hidup adanya apa pasti disyukuri. Insya Alloh...

Kalau kamu mau hidup secara mewah juga bisa, tinggal beli di Waroeng Steak n Shake, sekali makan kira-kira 20an ribu, SS kira-kira 15rb, Iga Bakar 30an rb, mau makan fast food kayak PH, Mc D, Dunkin, Parsley, kira2 30an rb sekali makan. Kalau bener2 pengen makan di tempat yang menguras kocek mahasiswa, minta sama Alloh, insya Alloh rezeki datang dari arah yang tidak disangka-sangka. Hidup ini memang susah, maka nikmatilah dengan hidup apa adanya. Bukan dengan mengeluh karena rezeki seret de el el. Mungkin sekarang rezeki sedikit tapi jumlah yang sedikit itu ternyata dicukupkan oleh Alloh, bahkan masih bisa ngopy buku de el el.

Intinya, biaya hidup di Jogja itu tidak menyusahkan insya Alloh, bisa cari yang paling murah sampai yang paling mahal. Coba sesekali masuk tenpura hana, di Jln Monjali, sekali makan minimal 90rb, itu bener2 nyeseg..hahaha

Selamat menikmati nyamannya suasana Jogja, isi kantong berapapun insya Alloh bisa bertahan hidup di sini.. :)

-rdm-
Dengan sejuta senyum...
*perjalanan ke Bandung, hanya ikut menemani Bu Wid saja.. :)
Posting dengan hp pinjaman.. ^^

Published with Blogger-droid v2.0.9

Sabtu, 17 November 2012

Terlalu Sederhana Untuk Mereka

Aq di tengah reruntuhan
Entah ini rumah siapa
Ibu hanya berpesan, "tetaplah kalian di sini jangan takut, Alloh bersama kita.."
Dia peluk erat dan air matanya menetes di rambutku
Aku terdiam, dia mencium keningku, pergi...

Di luar begitu gaduh
Sesekali kulihat bom melayang di udara tepat di depan mataku
Seolah menujuku
Tetapi selalu meledak di udara
Kadang meledak beberapa kilo meter di depan tempat aku berdiri

Aku ingin menangis
Tetapi selalu ingat pesan Ibuku
Dan aku kembali mengurungkan niatku

Aku hanya ingin Ibu
Aku selalu menunggunya di sini
Akankah Ibu mencari dimana ayah?
Yang telah pergi dahulu beberapa waktu yang lalu..

Aku benci dengan tentara berseragam itu
Aku melawan mereka dengan bacaan Qur'an yang kuhapal
Semoga Alloh menimpakan adzab yang pedih atas mereka
Dan mereka akan pergi dari tanahku yang suci dan diberkahi, Palestina...

#pray for Palestina, Love for Palestina..

Published with Blogger-droid v2.0.9

Selasa, 13 November 2012

Living Cost di Jogja (1)

Ketika saya menghadiri pameran pendidikam UK beberapa waktu yang lalu, pertanyaan yang pasti tidak akan lupa untuk ditanyakan adalah tentang living cost. Membandingkan satu sama lain, bagaimana dengan kota London, atau Glasgow, atau Sheffield, atau Liverpool, atau yang lainnya. Akhirnya tercetuslah ide untuk menulis living cost di Jogja. Saat masa-masa maba kemarin pun juga ada yang menanyakan tentang biaya hidup di Jogja. Apa perlunya tahu biaya hidup? Sangat perlu, untuk perencanaan studi dll, jika mau memboyong keluarga ketika lanjut studi master atau doctoral program. Ya, well preparation...

Jogja adalah salah satu kota besar di Indonesia yang sederhana dalam hal biaya hidup, kecuali di daerah pariwisata. Sedikit ke utara, kita akan sampai pada daerah kampus, Sleman, spesifikasinya adalah UGM. Jika kita geser ke arah timur sedikit, ketemu UNY. Living cost di daerah dua kampus ini pun sudah berbeda. Biasanya di daerah UGM sedikit lebih mahal.

Biaya hidup dapat diatur sehemat mungkin jika kita mau telaten. Tiap bulan bisa diatur, mulai dari 300rb sampai 2 juta, itu sudah termasuk biaya rumah atau kos. Kita mulai dari biaya rumah dulu atau biaya makan ya? Ummm...oke biaya rumah dulu. Kalau ini pinter-pinternya kita aja cari kos atau kontrakan, sama tergantung budget. Kalau ngontrak kata teman-teman lebih murah, tetapi kalau saya bandingkan tidak jauh berbeda dengan kos. Pilih kontrakan atau kos juga sesuai ketertarikan atau sukanya yang mana. Kalau saya lebih suka kos karena kebersihan, kerapian itu jadi kewajiban masing-masing. Akan tetapi, kekeluargaan kos juga bagus bahkan lebih terasa daripada dulu saya ikut ngontrak. Kalau sistemnya ngontrak, maka pertama kita harus yakin dulu bisa hidup bareng dengan orang yang bermacam-macam dan semua disamaratakan kewajibannya.

Kos di Jogja setahu saya ni ya, mulai dari harga 200rb/bulan itu udah dapat bagus. Fasilitas yang didapat biasanya kasur, lemari, sama meja. Kalau kamu dapat harga yang lebih mahal dari ini, lihat dulu fasilitasnya kira-kira sama atau tidak. Akan tetapi lokasi kos lebih jauh dari kampus, kira-kira 2-3 km dari kampus. Kalau kisaran harga 300-an ribu biasanya sudah dengan kamar mandi dalem. Tetapi ada juga teman saya yang dapat kos 350 rb, fasilitas yang didapat sama hanya saja nambah wifi. Cuma sekarang kan banyak yang sudah pake modem dan tiap bulan paling nambah 50rb, jadi kalau dapat kos yang lebih murah kenapa pilih yang mahal.. Oya tentang kontrakan tadi ada yang belum saya sampaikan. Kalau ngobrol masalah harga kontrakan atau kos sama temen, saya paling hobi nih. Hehe. Kalau ngontrak itu kita harus siap beli kasur, lemari dll sendiri, alias kita dapat kamar kosongan. Selain itu, dengan harga kos yang sudah dapat banyak fasilitas, taruhlah 200rb, ternyata kalau ngontrak dengan harga segitu tiap kamarnya untuk dua orang. Jadi, sekali lagi pinter-pinternya kita sama bejo-bejoan. Makanya kalau mau pindah kos atau memulai kos, minta juga sama Alloh, insya Alloh nanti dapat yang terbaik..

Itu tadi kos yang murah. Kalau kamu bawa mobil, biasanya kos yang menawarkan parkir mobil tapi masih kamar mandi luar, nilai minimalnya kisaran 500rb. Hehe ini pengalaman sekos sama orang yang tajir. Kalau kamu pengen ber-ac kamarnya, siapin 1,2 juta an tiap bulannya. Kalau mau nambah air panas di kamar mandi kamu, siapin uang 1,8 juta tiap bulannya untuk sewa kamar kamu. Kalau aku diizinkan punya anak, dengan harga segitu mending ta beliin rumah di Jogja sekalian deh. Hehe. Kalau sudah lulus kan bisa dijual lagi, apalagi investasi rumah biasanya semakin lama harganya semakin mahal. Ckckck ga mau rugi banget ya, alias emak-emak.. :-D

To be continued insya Alloh...

Published with Blogger-droid v2.0.9

Ga Boleh Wangi Bukan Berarti Boleh Bau Kan? (2)


Introspeksi diri yuk masing-masing, kenali bau badan kita, kenali lingkungan kita, dan jangan sampai orang lain terganggu dengan kehadiran kita. Jika ini terus kita pelihara, maka sampai kita nanti (bi idznillaah) menikahpun akan terus menjadi kebiasaan dan seluruh keluarga kita jadi punya bau badan. Ga mau kan seperti itu... :-):-)

Berikut solusi kecil yang saya tawarkan:

1. Pakaian harus dijamin bersih. Jika sudah dipakai seharian, maka jangan dipakai lagi keesokan harinya. Jika pakaian yang kita pakai hanya dipakai dalam beberapa jam pada hari itu, maka cek apakah pakaian kita masih wangi atau sudah bau badan. Jika sudah berbau, maka tentu jangan kita pakai lagi. Ketika mencuci pakailah deterjen yang tidak mencari harga termurahnya, tetapi bukan berarti yang mahal. Saya sarankan memakai pewangi pakaian, dan ketika menyetrikanya juga memakai pelembut pakaian. Selain membuatnya menjadi harum, pakaian juga lebih mudah halus saat disetrika. Dan yang paling penting adalah harumnya pakaian kita lebih tahan lama. Kita tidak perlu memakai parfum lagi. Selain itu, yang lebih penting lagi untuk para wanita, cara ini insya Alloh tidak akan membuat kita menjadi sangat wangi dan Tidak tercium dari jarak yang sangat jauh. Paling tidak ketika kita sedang bersalaman denganteman, barulah teman tsrsebut dapat mencium baunya.

2. Daerah-daerah yang sangat sensitif dengan keringat adalah ketiak, kepala bagian belakang dan bawah (di bawah rambut dan belakang telinga). Saya sarankan juga memakai deodorant, sudah banyak produknya, dari yang kering hingga yang roll-on basah atau pakai bedak anti bau-badan. Akan tetapi untuk beberapa orang, hanya menggunakan bedak tidak cukup alias masih kurang bisa mengurangi bau badan. Jadi, sekali lagi kenali diri kita masing-masing. Oya ketiak adalah sumber atau muaranya bau badan, berdasarkan sunah Rasululloh, kita juga dianjurkan untuk membersihkan atau mencukur bulu ketiak.

3. Ketika wanita sedang haid, dianjurkan juga mengolah kunyit asam. Untuk amannya memang lebih baik membuat sendiri, tetapi jika tidak ada waktu bisa beli yang sudah dijual dalam bentuk plastik atau sachet. Jika mau membuat sendiri, kira-kira dua buah kunyit kupas, setelah itu parut dan kemudian peras sarinya. Sari kunyit tadi tambahkan madu kemudian langsung minum. Jika ingin membuat minuman kunyit asam, 3-4 buah kunyit yang sudah dikupas tinggal dipotong-potong pipih saja, kemudian ditambahkan asam secukupnya dan gula merah atau gula pasir sesuai selera, dapat diminum dua kali saja. Kalau suka madu juga bisa ditambahkan. Hindari produk-produk yang menjanjikan mempercepat masa haid. Jika suka kemangi, banyak makan daun ini juga sangat membantu mengurangi bau badan.

4. Jika akhwatifillaah berambut panjang, jangan digerai ketika memakai kerudung. Akan tetapi, ketika mau sholat dan sedang di luar rumah, maka sesuai perintah Rasululloh, rambut harus diurai, kemudian kita bisa membenahinya saat sudah selesai sholat. Memang agak sedikit ribet, tapi sabar akan mendatangkan pahala lagi. Jangan lupa sedia banyak topi atau dalaman kerudung. Gunakan hanya untuk dua kali pakai saja.

5. Keramas bisa dirutinkan setiap dua hari sekali, seperti puasa Daud. Hindari menggunakan kerudung saat rambut masih basah karena bau rambut akan menjadi 'apek'.

6. Ketika selesai makan di luar rumah, bolehlah sedia hand gel. Hand gel tidak dipakai sebelum makan, kalau mau makan lebih baik hanya mencuci tangan saja atau pakai hand soap, bukan dengan hand gel. Kenapa? Selain hand gel membunuh baikteri yang jahat, bakteri yang baik pun ikut dibunuhnya. Selain itu, bahan gel biasanya tertulis 70-90% dari alkohol, khawatirnya alkohol masih nempel (tidak menguap semuanya) dan kita pakai untu makan. Jadi, hand gel dipakai setelah makan saja.

7. Jika kita selesai outbond, maka sebelum bergabung dengan teman-teman yang lain, hendaknya dan lebih baik mandi dulu. Jangan mengharapkan toleransi dari orang lain karena khawatir kita sudah termasuk mendzalimi saudara kita.

8. Kaos kaki akhwat. Please, kenali kaos kaki kita jika sudah berbau. Pakai kaos kaki untuk dua kali pemakaian dalam satu hari. Kaos kaki sering jadi sumber utama juga dari 'bau'-nya akhwat. Na'udzubillaah..

9. Memilih kain baju yang menyerap keringat. Hindari membeli pakaian yang berbahan kain tissue atau kain yang terbuat dari plastik. Biasanya kain ini kurang menerap keringat dan mudah membuat kita gerah. Pilih baju yang berbahan kain katun atau bahan yang dingin dan nyaman ketika dipakai serta menyerap keringat.

10. Jika anda memakai gamis gelap dan jilbab yang sangat lebar hingga mencapai tanah, maka pakaian anda biasanya selain sangat lebar juga kainnya sangat tebal. Selain itu kainnya bukan berbahan katun tapi biasanya kain yang saya pakai untuk rok. Jadi, bisa dibayangkan bagaimana mudahnya memacu keluarnya keringat. Gunakan daster yang berbahan katun sebelum memakai jubah dan cadar+burqo anda. Gamis dan kerudung anda juga sebaiknya dipakai hanya sekali. Saya pernah bersama dengan teman yang berpakaian seperti ini dan tidak membawa baju ganti, subhanalloh akhwat, maaf itu akan sangat mengganggu.. Daster yang berbahan katun tadi tidakam akan membuat anda semakin gerah, tetapi akan menyerap keringat anda. Jika anda tidak memakai daster, maka biasanya rasanya akan lebih mudah gerah dan berkeringat.

11. Terakhir, gunakan peniti atau jarum yangbelum teroksidasi.hehe. Jika sudah berwarna kuning, maka jarum atau peniti itu akan meninggalkan bekas di kerudung anda dan susah di hilangkan. Hal ini tentunya akan mengganggu. Jika kerudung sudah usang, maka kita bisa manfaatkan untuk keperluan lain.

Itulah sedikit yang bisa saya sampaikan, sekali lagi saya masih proses membiasakan diri hidup bersih dan rapi. Bersih, rapi dan wangi ga harus mahal teman.. Wangi ga harus pakai parfum juga.. :-) Tidak boleh wangi bukan berarti boleh kucel, bau badan, tidak rapi dan kawan-kawannya. Sedikit memberikan perhatian pada penampilan bukan berarti kita pengen terlihat cantik atau ganteng, tetapi ini adalah bagian dari Islam yang menyukai kebersihan dan keindahan.. Insya Alloh, Alloh juga akan suka dengan kita.. ^^ Semoga kita terhindar dari wanita yang disebut pezina karena parfumnya dan terhindar pula dari mendzalimi orang lain karena bau badan kita. Amin...
Muslimah, kaulah yang tercantik... ;-) Cantiknya bidadari, lewat... Kamu lebih cantik... :-):-)

Terima kasih sudah menyimak, jika ada yang kurang, maka bolehlah meninggalkan masukan.. :-)

Published with Blogger-droid v2.0.9

Ga Boleh Wangi Bukan Berarti Boleh Bau Kan?

Seorang wanita jika tercium bau wanginya oleh laki-laki lain, maka dia seorang pezina. Itulah pesan Nabi keada para wanita untuk berhati-hati menjaga dirinya. Kita sebagai umat Rasululloh juga tidak boleh menolak hal tersebut.

Akan tetapi, dengan hadits tersebut apakah kita mengizinkan diri kita bau badan? Inilah polemik yang terjadi di kalangan para akhwat. Ketidaknyamanan berada di sisi seorang akhwat lebih sering terjadi akbiat Bau Badan. Akhwat di sini sebutan untuk muslimah yang berpakaian sesuai syari'at, kerudung menutup dada, pakai kaos kaki, baik pakai gamis maupun lepasan rok dan atasan, baik bergelap-gelap maupun berwarna, baik pakai cadar maupun cadar+burqo atau tanpa cadar dan tanpa burqo.

Akhwatifillaah...
Saya pernah baca buku yang berkomentar habis-habisan tentang penampilan seorang akhwat, mulai dari ketidakrapian, kucel, bau (tidak wangi dan memunculkan bau khas sendiri), dan lain-lain. Saya di sini bukan maksud mengatakan bahwa saya sudah rapi, tidak bau, dan bersih, saya hanya masih berusaha untuk itu. Seorang teman saya beda lagi ketika berkomentar tentang kontrakan akhwatnya yang membuat dia sangat gerah hingga menulis secara radikal. Tentu hal ini tidak kita inginkan, saya yang orang-orang bilang termasuk akhwat (alhamdulillaah) tidak ingin juga ada orang yang sesama akhwat membicarakan hal yang tidak baik tentang akhwat juga.

Akan tetapi, mungkin kita bisa melihat konteksnya mengapa mereka berbicara seperti itu. Maksud saya, membicarakan tentang seperti ini kan juga termasuk aib seseorang. Sebenarnya hal ini juga tidak hanya berlaku pada akhwat, ikhwan pun juga demikian. Bukan berarti setelah membaca ini, ikhwan akan bilang 'oh berarti nanti aku harus mencari akhwat yang wangi', boleh saja tetapi anda juga harus mengaca pada diri anda seberapa jauh usaha anda menghilangkan bau badan.

Dalam suatu kuliah, saya hampir saja ingin keluar atau berpindah tempat karena tidak kuat dengan bau badan seseorang yang dari luar terlihat penampilan ikhwan. Akan tetapi, kadang kala saya juga terganggu dengan diri saya sendiri ketika merasa saya sudah berkeringat dan khawatir orang lain yang ada di samping saya tidak nyaman dengan kondisi saya saat itu. Jadi, dalam hal ini kita butuh tindakan nyata untuk menghilangkan bau badan. Sebelum tindakan nyata dilakukan, pertama kita harus kenali dulu diri kita sendiri dengan efek bau badan yang ada pada kita. Maha Besar Alloh yang telah membuat bau badan kita berbeda-beda antara satu orang dengan yang lain.

Pertama, bau badan orang yang kurus dengan orang yang gemuk itu berbeda. Mohon maaf sebelumnya, bukan maksud saya menyinggung tentang besar kecilnya ukuran badan, hanya ingin mencoba mengenali dan mengiyakan apakah kita termasuk pada kategori ini. Orang yang gemuk lebih mudah berkerigat dan bau badannya juga akan lebih tercium orang lain.

Jadi, perhatian terhadap kebersihan baju, kerigat yang banyak dan hal lain yang menyebabkan bau badan harus lebih ekstra. Suatu kali pernah saya bertemu dengan seorang akhwat di kampus dan ternyata baru saja selesai outbond. Saat bersalaman dan cipika cipiki, saat itu pula setelah hirupan nafas pertama, (maaf) saya menahan nafas agar tidak mencium lagi bau keringatnya. Namun, seringkali orang yang memiliki bau badan tidak sadar bahwa badannya sedang 'bau'. Inilah yang menjadi kendala.

Kedua, makan daging lebih membuat keringat kita menjadi lebih berbau daripada memakan makanan dari tumbuh-tumbuhan. Ketiga, kebersihan pakaian kita dan juga kebersihan badan kita, hal ini menyangkut bersih atau tidaknya saat kita mandi. Keempat, lingkungan sekitar kita mendukung untuk selalu bersih dan wangi. Oya kelima yang tidak bisa dihindari adalah cuaca di Indonesia. Cuaca panas di negara kita sangat berpotensi memacu tubuh kita mengeluarkan banyak keringat. Kata teman saya yang sudah pernah ke negeri Sakura (pengen ke sana..), cuaca di sana sangat nyaman. Orang-orang di sana suka berjalan kaki selain fasilitas jalan kaki mendukung, cuacanya juga dingin dan membuat tubuh tidak mudah berkeringat.

Kelima khusus bagi para wanita, biasanya ketika datang bulan, bau badan kita akan lebih kuat dibanding ketika tidak masanya haid. Oya pernah suatu kali teman saya curhat dan minta masukan, "dew, gimana ya caranya ngasih tau temen yang bau badan? Aku dipesenin banyak orang nih. Orang yang mau aku kasih tau ni orang Jawa masalahnya. Tahu sendiri kan gimana klo ngomog sama orang Jawa. Sempat sih aku terpikir, ga usah ngomong apa-apa tapi langsung dikasih hadiah parfum. Tapi bukannya itu lebih menyinggung ya??" jelas teman saya ini sangat kebingungan. Bersambung...

Published with Blogger-droid v2.0.9

Senin, 12 November 2012

Bagaimana Akhir Masaku Nanti?

Kesempurnaan hanyalah milik Alloh..
Sang Pencipta Cinta dan segalanya..
Ketidaksempurnaan makhluk adalah bagian dari kesempurnaan-Nya

Tiap detik terus menerus aku menimbun dosa
Tak pernah jenuh ataupun lelah
Hingga menggunduk bak hamparan pasir
Bahkan menggunung tinggi melebihi ketinggian apapun

Diri ini hanya menunggu saat Engkau memanggil
Bertemu dengan Sang Khalik yang telah lama aku rindui
Meski amalanku tak sepenuh genggaman pasir
Bahkan ciptaan Alloh pun tak ada yang lebih kecil dari amalanku

Bagaimana aku nanti mampu menghadap Yang Maha Suci?
Menunduk dalam atau bahkan ingin terkubur dalam hingga Dia tak melihatnya..
Tapi Dia Sang Maha Melihat
Dan akankah aku tidak punya malu?

Tak ingin datang penyesalan
Namun, diri ini terus tenggelam dalam dosa

Ya Alloh, izinkan hamba bertemu dengan-Mu
Meski amalan hamba lebih kecil dari sebutir debu..
Yang itupun belum mampu hamba menjaga keikhlasannya dengan utuh..

Engkau yang menggenggam hati
Karuniakan hidayah kepada kami
Tanpanya, kami hanyalah hidup dalam ruang yang kosong, tenggelam dalam kesenangan yang tak nyata

Robbanaghfirlana dzunubana wa ishrofana fii amrina wa tsabbit aqdamana wanshurna 'alal qoumil kaafirin..

Published with Blogger-droid v2.0.9